Pages

  • Home
  • Diary Pages
  • Pregnancy Journey
  • Motherhood
  • Beauty
  • Travel
linkedin twitter instagram
Diary of Shalom Audrey
    • Diary Pages
    • Pregnancy Journey
    • Motherhood
    • Beauty
    • Travel

    Tagar #momanddaughtertime banyak menghiasi feed Instagram saya sejak Shalom kecil hingga sekarang. Saya menyadari bahwa kebersamaan saya dengan Shalom tidak bisa 24 jam seperti full time mom pada umumnya. Jadi, saat punya waktu private berdua, rasanya bahagia sekali.

    Ketika Shalom sudah semakin besar dan bisa berkomunikasi dengan baik, saya merasakan hubungan ibu dan anak di antara kami berdua semakin berkualitas. Saya ingin selalu menjadi tempat Shalom bercerita, bermain dan berbagi hingga dia tumbuh besar nanti. Waktu terasa begitu cepat berlalu ketika kami berdua sedang bersama.

    Di akhir bulan Mei 2019 kemarin, saya dan Shalom melewati banyak waktu berdua saat papanya sedang out of town. Kami pergi ke mall berdua, menonton bioskop berdua, makan berdua dan bermain berdua di rumah maupun di tempat bermain anak. Puncaknya, saya dan Shalom traveling berdua untuk menyusul papa yang mengikuti training di Singapore. 

    Saya merasakan momanddaughtertime kali ini berbeda. Kenapa? Karena Shalom sudah sangat kooperatif untuk diajak traveling di umurnya yang menginjak 4 tahun di bulan September nanti.


    Proses check in dan imigrasi berjalan dengan lancar. Saya banyak dibantu oleh orang-orang sekitar yang melihat kami traveling berdua, seperti: mempersilahkan kami naik pesawat lebih dahulu, membantu mengangkat koper saya dan juga mempermudah proses pengecekan di imigrasi.

    Tarraaaa....and the story begins...

    Sebelum naik ke pesawat, tidak lupa saya mengabadikan moment Shalom foto di depan pesawat.


    Saat di dalam pesawat, Shalom duduk dengan tenang. Sesekali melihat pemandangan di luar, membaca katalog makanan pesawat, bahkan bermain masak-masakan yang dia bawa dari rumah. 



    Sepanjang jalan, dia pun sibuk bersenandung riang sehingga perjalanan dari Pekanbaru ke Singapore selama 45 menit terasa sangat singkat.


    Kebahagiaan luar bisa saya lihat ketika akhirnya Shalom bertemu dengan papanya yang sudah menunggu di bandara kedatangan. Saya kaget, tiba-tiba dia bilang ke saya “Mommy, I love Daddy”. Sungguh terharu saya mendengarnya. Akhirnya kami bertiga bertemu kembali dan bisa menikmati liburan bersama.




    Saya sangat menikmati waktu traveling berdua dengan Shalom. Melihatnya tertawa, berteriak bahagia, menari dan bernyanyi sepanjang perjalanan, membuat kebahagiaan dalam hidup saya semakin bertambah.


    Sedikit tips traveling ala momanddaughtertime yang bisa saya share: 
    1. Pastikan check in dilakukan 3 jam sebelum keberangkatan (untuk penerbangan luar negeri) dan sediakan waktu lebih panjang jika dirasa perlu. 
    2. Anak akan merasa nyaman saat traveling jika kondisi perutnya kenyang dan cukup tidur. Pastikan ibu memperhatikan hal yang satu ini jika ingin travelingnya nyaman.
    3. Fit for purpose luggage agar tidak repot saat berjalan bersama anak. Saya menyarankan jika traveling bersama anak yang di bawah 5 tahun, lebih baik membawa stroller selama perjalanan.
    4. Selain itu, jangan lupa membawa mainan kesayangan anak saat traveling untuk mengisi kesibukan selama sedang menunggu keberangkatan ataupun sedang dalam perjalanan menuju tempat tujuan. Hal ini berhasil saya terapkan kepada Shalom, dan sangat membantu ketika dia sedang bosan.
    5. Gunakan baju yang nyaman agar anak bisa beraktivitas dengan leluasa. Sediakan baju ganti jika diperlukan.
    6. Sediakan cemilan, obat-obatan dan perlengkapan penting lainnya sesuai kebutuhan anak.
    7. Enjoy the trip. Ingat, mama tidak boleh panik dan nervous saat perjalanan karena akan berpengaruh pada suasana perjalanan. 


    Cerita dari Singapore akan berlanjut di tulisan berikutnya. Terimakasih ya sudah membaca.

    Continue Reading

    Singapore merupakan tempat liburan yang tidak pernah membosankan bagi saya dan Marthin. Selain jarak tempuh dari Pekanbaru-Singapore dengan pesawat hanya menghabiskan waktu 30 menit penerbangan, Singapore juga menyediakan banyak pilihan wisata yang dapat dinikmati oleh semua usia, mulai dari anak kecil sampai orang dewasa.

    Nah, karena liburannya bareng anak, prioritas tempat yang kami kunjungi disesuaikan dengan pilihan usia Shalom. Jadi, kami memutuskan untuk berkunjung ke S.E.A Aquarium yang terletak di Sentosa Island karena Aquarium yang merupakan salah satu tempat favorit liburan Shalom, disamping juga indoor playground yang merupakan surga bermain yang sangat dia sukai.




    Aquarium Sentosa Island ini sangat luas dan variasi dari jenis binatang lautnya juga bermacam-macam. Kami dibuat kagum dan dimanjakan dengan pemandangan yang luar biasa indah selama 1,5 jam berada di dalam area wisata Aquarium.


    Spot favorit kami adalah aquarium besar yang berisi ikan-ikan hiu. Apalagi saat kami datang, sedang ada feeding session oleh para penyelam yang sudah expert untuk menangani ikan-ikan hiu yang sangat buas tersebut. Rasanya deg-deg’an melihat sang petugas memasukkan ikan-ikan kecil tepat di mulut ikan hiu yang besar. Kami dibuat kagum dan Shalom pun menikmati pemandangan yang ada.


    Ada juga area "Open Ocean", dimana terdapat sebuah Aquarium raksasa dan kita bisa melihat ratusan ikan mulai dari ukuran kecil sampai besar sedang berenang kesana kemari dengan sangat indah. Disediakan tempat duduk dan kita pun bisa mendekat ke arah Aquarium untuk melihat ikan-ikan tersebut dari jarak yang sangat dekat.


    Selain itu, kami menemukan begitu banyak variasi ubur-ubur dengan bentuk dan juga warna yang berbeda-beda. Shalom sangat tertarik ingin memegang ubur-ubur dan sibuk berteriak memanggil ubur-ubur yang sedang berenang kesana kemari. Lucu sekali melihat ekspresinya saat itu.





    Beraneka ragam jenis ikan yang ada di Aquarium ini sekaligus menjadi sarana belajar Shalom untuk mengenal aneka biota laut yang berasal dari tempat yang berbeda-beda. Tidak saja Shalom yang senang, saya dan Marthin juga banyak belajar dan semakin mensyukuri semua karya ciptaan Tuhan yang luar biasa indah. 







    Untuk lebih detail, kalian bisa langsung browsing ke website resmi nya S.E.A Aquarium Singapore sekaligus untuk pemesanan tiket. Nah, dari pengalaman jalan-jalan kami kemarin, pemesanan via Tokopedia juga bisa lho, dan harganya bisa lebih hemat sekitar 20%. Lumayan banget kan?? Dan serunya lagi, kami dapat langsung masuk ke dalam area Aquarium melewati jalur tanpa antrian. Semakin perfect karena kami ga perlu antri lama di luar, mengingat cuaca Singapore saat itu sedang panas-panas nya.

    Kalau masih bingung menentukan tempat wisata berlibur untuk anak di Singapore, S.E.A Aquarium Sentosa Island ini worth untuk dicoba. 


    Thanks for reading :)
    Continue Reading


    suasana bandara Kuala Namu Medan

    Aku dan Marthin punya hobby yang sama, yaitu traveling. Sebelum menikah, kami berdua sering banget bepergian ke beberapa tempat, baik dalam maupun luar negeri. Biasanya setiap ada tanggal merah di kalender, kami langsung buru-buru ambil cuti kerja lalu liburan sebagai bagian dari quality time kami berdua.
    Bagaimana kondisi setelah Shalom lahir? Apakah frekuensi traveling kami berkurang? Pada awalnya kami berdua agak khawatir untuk membawa anak untuk bepergian. Tetapi karena kami berdua memang suka jalan-jalan, jadi akhirnya kami membiasakan untuk membawa Shalom traveling juga.
    menunggu di lounge bandara sambil makan cemilan biskuit kesukaan

    Aku masih ingat, pengalaman jalan-jalan Shalom pertama kali adalah pada saat usianya belum sampai 3 bulan. Kami mengajaknya liburan ke Bandung dan Jakarta sekaligus merayakan Natal dan Tahun Baru dengan keluarga besar kami disana. Saat itu Shalom cukup rewel di pesawat, mungkin karena usianya masih sangat kecil dan perbedaan tekanan udara di dalam pesawat cukup membuat kami kewalahan saat itu. Tetapi hal itu tidak menjadikan kami kapok, tetapi kami mencoba belajar dari pengalaman setiap kali travelling.
    Sejauh ini, kami sudah sering membawa bepergian ke kota Jakarta, Bandung dan Medan. Bahkan di saat umurnya belum 1 tahun, kami sudah berani membawa dia jalan-jalan ke negara tetangga, yaitu Malaysia. Selain itu di saat usianya menginjak 1,5 tahun kami juga mengajaknya jalan-jalan ke Singapore.

    Oh ya, berikut ini tips traveling with kids yang dapat aku share kepada kalian semua :
    1. Pilih jadwal penerbangan yang tidak terlalu pagi.

    Pertimbangan jadwal penerbangan ini sangat penting untuk diperhatikan oleh orang tua. Kalau penerbangan terlalu pagi, biasanya anak akan dipaksa untuk bangun lebih awal. Hal ini akan  menjadikan anak lebih cepat rewel saat bepergian. Biasanya aku akan pilih jadwal keberangkatan yang sesuai dengan jadwal tidur anak, sehingga dia akan nyaman tidur selama penerbangan.

    2. Datang lebih awal untuk proses check in di bandara.
    Karena pergi dengan anak bayi, pastikan check in di counter maskapai penerbangan bisa dilakukan lebih awal supaya mendapat kesempatan untuk memilih tempat duduk yang tersedia. Biasanya kami minta bantuan petugas check in untuk memberikan kami kesempatan untuk duduk di tempat yang lokasi nya berada di bagian depan. Dari pengalaman yang sudah ada sebelumnya, Shalom terlihat lebih nyaman duduk di depan daripada di bagian belakang. Setelah kami perhatikan, hal ini dikarenakan goncangan di bagian belakang lebih terasa dan juga banyak aktivitas lalu lalang dari penumpang yang akan menuju toilet pesawat. Hal ini membuat Shalom kurang nyaman selama penerbangan.
    Bila proses check in dilakukan lebih awal, kita masih punya banyak waktu untuk menunggu di tempat keberangkatan atau bisa window shopping di seputaran area keberangkatan pesawat. Tapi ingat yahh, jangan sampai ketinggalan pesawat karena sibuk cuci mata J
    
    berkeliling bandara Kuala Namu setelah proses check in selesai dilakukan dan menunggu keberangkatan pesawat

    3. Pastikan kondisi perut anak dalam keadaan kenyang.
    Kenapa hal ini menjadi penting? Karena kita tidak bisa menjamin cuaca selama penerbangan akan bagus. Beberapa kali akan mungkin terjadi turbulent /guncangan akan mungkin terjadi. Bila perut anak kosong, mereka akan merasa tidak nyaman dan akhirnya akan cranky selama dalam perjalanan.

    4. Untuk bayi berumur dibawah 2 tahun disarankan agar saat take off dan landing diberikan ASI/Susu Formula. Untuk anak di atas 2 tahun bisa diberikan minuman atau cemilan
    Hal ini bisa disesuaikan dengan umur anak masing-masing. Karena Shalom saat ini masih minum ASI, jadi setiap kali pesawat akan take off atau landing aku akan memastikan Shalom menghisap dan menelan ASI. Tujuannya sederhana yaitu untuk membantu mengurangi tekanan telinga perubahan tekanan udara sehingga mencegah telinganya sakit. Bila umur anak sudah relatif cukup besar, orangtua bisa memberikan cemilan.

    5. Bawa barang-barang seperlunya di kabin pesawat.
    Nah, tips yang satu ini tidak kalah penting bila pergi membawa bayi atau anak kecil. Terkadang orangtua merasa harus membawa semua perlengkapan bayi ke kabin. Akibatnya kadang kita menjadi agak repot dengan barang bawaan saat harus memasuki atau keluar dari pesawat. Dari pengalaman yang ada, semua barang-barang tersebut tidak semuanya akan dibutuhkan selama penerbangan. Buat aku pribadi, barang penting yang perlu dibawa adalah :
    - Cover for breastfeeding
    Ini membantu banget saat Shalom minta mimik selama di pesawat. Dan juga berfungsi sebagai selimut kalau Shalom mulai kedinginan
    - Diapers + Tissue Basah dan Kering + 1 Baju dan Celana Ganti
    Ini penting banget dibawa bila sewaktu-waktu anak pup di pesawat, termasuk bila ternyata aku harus mengganti baju Shalom karena ketumpahan sesuatu
    - Botol Minuman + Cemilan
    Bila sewaktu-waktu anak haus ataupun lapar, jangan lupa untuk mempersiapkan cemilan favorit dan juga air minum
    - Minyak telon
    Penting banget bila perut anak kembung dan tidak nyaman di pesawat.
    - Perlengkapan Mama.
    Biasanya aku bawa hp, dompet, bedak & lipstick dan juga kacamata.

    6. Have Fun and don't forget to take picture
    Ini kunci yang paling penting. Karena kamu pergi dengan bayi/anak kecil, jangan sampai kamu jadi stress karena kerepotan selama perjalanan. Nikmati masa-masa indah bersama si buah hati dan jadikan suami anda partner terbaik selama liburan. Minta bantuan suami kamu untuk gantian menggendong, menggangkat barang atau minta dipijat kalau sedang kecapean..Oh ya, satu lagi..jangan lupa mengabadikan moment seru selama liburan..Someday, you’ll miss those moments.
    berfoto setelah sampai di bandara Kuala Namu (pesawat rute Pekanbaru -Medan)

    Semoga tips singkat ini bermanfaat bagi semuanya J








    Continue Reading
    Older
    Stories

    Profile

    Profile

    About me

    Diary Of Shalom Audrey

    working mom who loves her beautiful daughter so much ; romantic wife ; caring and persistence. For sure, she is the happiest mom on earth

    Search This Blog

    Follow Us

    • Twitter
    • Instagram

    recent posts

    Blog Archive

    • ▼  2022 (1)
      • ▼  February 2022 (1)
        • Skincare Journey with Jafra Cosmetic
    • ►  2020 (4)
      • ►  November 2020 (1)
      • ►  June 2020 (1)
      • ►  May 2020 (1)
      • ►  February 2020 (1)
    • ►  2019 (22)
      • ►  December 2019 (1)
      • ►  November 2019 (2)
      • ►  October 2019 (1)
      • ►  August 2019 (2)
      • ►  July 2019 (2)
      • ►  June 2019 (2)
      • ►  May 2019 (5)
      • ►  April 2019 (3)
      • ►  March 2019 (2)
      • ►  February 2019 (2)
    • ►  2018 (42)
      • ►  December 2018 (2)
      • ►  November 2018 (2)
      • ►  October 2018 (3)
      • ►  September 2018 (1)
      • ►  August 2018 (2)
      • ►  July 2018 (6)
      • ►  June 2018 (7)
      • ►  May 2018 (10)
      • ►  April 2018 (8)
      • ►  March 2018 (1)
    • ►  2017 (4)
      • ►  July 2017 (1)
      • ►  June 2017 (3)
    • ►  2016 (16)
      • ►  July 2016 (4)
      • ►  May 2016 (3)
      • ►  April 2016 (6)
      • ►  March 2016 (3)

    Popular Posts

    • 7 Bulanan Adat Batak - PASAHAT ULOS MULA GABE
    • SKINCARE DURING PREGNANCY
    • Beauty Product Review: Laneige Clear C Advanced Effector
    • Trimester 2- Young Living Essential Oils Review

    Visit My Online Shop

    • Houseofcaio

    Total Pageviews

    Member Of :

    Blogger Perempuan
    Twitter Instagram

    Created with by BeautyTemplates

    Back to top