Pages

  • Home
  • Diary Pages
  • Pregnancy Journey
  • Motherhood
  • Beauty
  • Travel
linkedin twitter instagram
Diary of Shalom Audrey
    • Diary Pages
    • Pregnancy Journey
    • Motherhood
    • Beauty
    • Travel

    Ada hal yang tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata tetapi lebih bermakna jika di ungkapkan dengan tulisan. Ada saatnya mulut tak bisa mengucapkan kata tapi perasaan dapat dirangkai dalam sebuah tulisan.

    Hari-hari terakhir ini banyak sekali pasang surut kehidupan yang saya alami. Saya terlalu sibuk dengan masalah saya. Tanpa sadari ternyata saya butuh untuk diam, memberikan waktu untuk diri saya sendiri agar berhenti sejenak.



    Ada saat dimana saya merasa sedih, merasa hilang harapan dan terkadang putus asa dalam menghadapi masalah. Hidup saya penuh dengan kekhawatiran, saya berusaha untuk menyelesaikan masalah dengan kekuatan saya sendiri. Hal itu ternyata membuat kondisi diri saya menjadi tidak lebih baik. Saya gampang murung, emosi, dan secara psikologis saya merasa capek.

    Sampai akhirnya saya belajar “The Power of Gratitute” dan hal itu yang mengubahkan hidup saya. Ada energi positif ketika saya bersyukur, ada semangat ketika saya mengucapkan semua kebaikan Tuhan dalam hidup saya. Terlebih lagi, saya merasa ada sukacita ketika mulut saya berkata : "Terimakasih Tuhan”.

    Terapi Gratitute ini saya peroleh dari seorang Hamba Tuhan lewat ibadah di Hari Minggu mengenai kekuatan dari hati yang penuh syukur. 
    Tipsnya sebagai berikut :
    1. Tuliskan pada jurnal, catatan kecil ataupun selular phone anda, hal apa saja yang kamu syukuri sepanjang hari (dimulai dari bangun pagi hari sampai malam hari sebelum tidur)
    2. Kelompokkan ucapan syukur tersebut menjadi 3 kelompok besar, yaitu : 
      - Spiritual yaitu mensyukuri hal-hal yang menyangkut hubungan kita dengan Tuhan ;
      - Physical yaitu rasa syukur berkaitan dengan fisik atau jasmani ;
     - Relationship yaitu ungkapan syukur yang berkaitan dengan hubungan kita dengan sesama

    Saya ambil contoh sebagai berikut :
    -  Spiritual : Hari ini saya mendengar lagu rohani yang berjudul " Mujizat dalam bersyukur". Saya dikuatkan walaupun sedang mengalami banyak masalah
    -  Physical : Saya mengucap syukur bisa bangun tidur dengan kondisi organ tubuh yang berfungsi dengan baik 
    -  Relationship : Saya bersyukur karena bisa bertemu dengan Ayu, teman baik saya saat SMA ketika berlibur di Bandung bulan Oktober kemarin.
    3. Lalu baca dan renungkan setiap harinya sebelum akan memulai aktivitas. Hal ini bisa memberikan semangat baru saat menjalani aktivitas sehari-hari.

    Nah, kalian bisa mulai menulis apapun bentuk ucapan syukur, mulai dari hal yang sederhana sampai yang luar biasa (from A to Z) setiap harinya. Saya sudah mencoba mempraktekkan hal ini dan Puji Tuhan, hati saya merasa lebih tenang dalam menghadapi setiap persoalan yang ada. Percayalah dengan bersyukur, hal-hal baik akan hadir di dalam hidupmu.

    Mari mencoba terapi ini. Selamat mempraktekkan :)


    Continue Reading

    Untuk sekian kalinya dalam tahun ini saya membahas mengenai skincare brand lokal. Rasanya bahagia banget bisa menemukan "gems" skincare lokal yang pastinya tidak akan kesulitan ketika ingin membelinya. Kali ini, saya tertarik untuk me’review serum dari For Skin Sake (FSS).

    Skincare ini sudah lama menjadi wishlist saya karena banyak sekali review positif dari brand lokal satu ini. FSS mengeluarkan 3 jenis serum, yaitu Hyaluronic Acid, Vitamin C, dan Retinol. Ketiganya sangat laris di pasaran.

    Saya mau membahas Hyaluronic Acid (HA) serum yang kebetulan saya beli dengan harga miring beberapa bulan lalu.



    Packaging :

    Botol serum FSS nya terbuat dari bahan kaca dove, isi serum tidak bisa terlihat dengan kasat mata. Design botol minimalist dan terkesan classy. Tutup botol berbentuk pipet dan sangat mudah untuk mengeluarkan produk serum.

     

    Ingredients :
    Aqua, Hamamelis Virginiana Water, Cassia Angustifolia Seed Polysaccharide , Glycerin, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Dimethyl Sulfone, Tocopheryl Acetate, Simmondsia Chinensis Oil, Pelargonium Graveolens Oil, Camellia Sinensis Extract, Centella Asiatica Extract, Equisetum Arvense Extract, Taraxacum Officinale Extract, Geranium Maculatum Extract, Hydroxyethyl Ethylcellulose, Carrageenan Gum, Sodium Benzoate, Potassium Sorbate, Ethylhexylglycerin

    First Impression :
    Pertama kali memakai serum ini, kulit saya menjadi lebih lembab. Teksturnya ringan, tidak terlalu thick tetapi tidak terlalu cair dan gampang sekali menyerap di kulit saya. Pemakaiannya saya gunakan saat ritual skincare di malam hari. Surprisingly besok paginya ketika bangun, kulit wajah saya tampak lebih cerah.


    Overall Review :
    Kandungan Hyaluronic Acid (HA) pada serum ini cocok untuk kondisi kulit saya yang akhir-akhir ini cenderung kering. Setelah pemakaian rutin, saya melihat perubahan kulit wajah saya menjadi lebih lembab, kenyal dan lebih bercahaya.

    Oh ya, pada saat penggunaan awal, setelah menggunakan serum ini ada sensasi cekit di sekitar pipi kanan bawah dan bagian bawah hidung saya. Belakangan, memang jerawat saya sedang muncul di area tersebut, sehingga menjadi lebih sensitive. Tetapi overall, tidak membuat kondisi muka saya jerawatan tetapi malah membantu mencerahkan kulit saya sehingga efek bekas jerawat semakin lama semakin pudar.


    Dan saya cukup boros untuk memakai serum ini, sehingga dalam 1 bulan dengan pemakaian rutin akan habis seketika. Apakah itu berarti saya begitu suka dengan produk ini? Dan apakah saya akan re-purchase lagi?

    Honestly, saya suka banget dengan serum HA ini. Untuk hasil yang maksimal, biasanya saya gabung dengan hadalabo gokyujun premium (yg warna kuning). Kulit saya terlihat plumpy dan lebih sehat.


    Penasaran pengen coba? Silahkan langsung order ke webnya www.forskinsake.com dan dapatkan Hyaluronic Acid (HA) serum berukuran  30 ml dengan harga 225,000 rupiah.

    Demikian review saya kali ini dan terimakasih sudah mampir ke blog saya.

    Continue Reading

    Awalnya saya tidak menaruh ekspektasi yang tinggi pada skincare brand lokal, sampai suatu ketika semua anggapan tersebut terbantahkan setelah saya mencoba Safi.

    Safi adalah sebuah brand lokal yang sudah mendapat serifikat halal dari MUI. Diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan perempuan Indonesia untuk menjadi lebih baik setiap hari dan menemukan cantiknya yang sejati (tagline Safi).  Selain itu, klaim dari produk ini dipastikan mengandung bahan-bahan alami pilihan yang diproses secara halal dan cermat serta teruji secara klinis untuk merawat kecantikan kulit Anda.

    Kali ini saya akan review SAFI Age Defy Gold Water Essence yang memberikan efek double dan kombinasi Gold Extract & Silk Protein mampu :
    • Memelihara struktur kulit, tidak hanya merawat bagian luar tetapi juga bagian dalam kulit, merawat keremajaan kulit dengan optimal.
    • Diperkaya dengan BIO Hyaluronic yang mempertahankan dan memelihara kelembaban sepanjang hari agar kulit terasa halus dan lembut , serta mempersiapkan kulit untuk produk perawatan kulit berikutnya.
    • Selain itu, manfaat lainnya dapat membantu menyamarkan tanda penuaan di wajah, menjaga kelembaban kulit, membuat kulit terasa lembut dan cerah bercahaya.

    3 bahan utama dari SAFI gold water essence ini adalah :  
    1. Gold Extract : mengandung trace mineral yang memelihara tekstur kulit tetap terasa kenyal dan halus serta membantu mengurangi penampakan keriput dan garis-garis halus
    2. Protein sutera : mengandung 18 jenis amono acid yang membantu melindungi kulit, baik untuk memelihara kelembaban dan kehalusan kulit wajah agar terasa lebih lembut seperti sutera
    3. Bio Hyaluronic : membantu meningkatkan kemampuan kulit untuk menjaga kelembabannya pada tingkat optimal.

    Pertama kali mencoba, saya langsung jatuh cinta dengan essence ini. Teksturnya tidak terlalu cair tetapi tidak terlalu thick dan tidak meninggalkan efek lengket sama sekali di wajah.

    Taburan gold flakes nya memberi efek lembut dan halus seperti sutera. Tidak perlu waktu lama, produk dapat meresap ke kulit dengan cepat.  Mengandung wewangian yang cukup lembut, tetapi sebagian orang yang tidak suka dengan wewangian mungkin akan cukup mengganggu. Bagi saya pribadi, wanginya malah membuat saya relax setelah di aplikasikan.

    Essence ini merupakan salah satu holy grail skincare saya, saking sukanya saya sudah berhasil menghabiskan 1 botol dan re-purchase. Efek kenyal pada kulit wajah terlihat jelas. Kulit terjaga kelembapannya dan dapat dipakai dalam rangkaian make up sehari-hari.

    So far, saya belum menemukan review negatif selama penggunaan essence ini malah jatuh cinta berat :)


    Produk Safi sangat mudah didapatkan saat ini di supermarket terdekat, Watson, Guardian ataupun di e-commerce. Harganya sekitar 120,000 dengan ukuran 100 ml. Bagi saya, produk ini punya value of money karena dengan harga seratus ribuan, size produknya bisa bertahan untuk pemakaian sekitar 3 bulanan.

    Saya juga merekomendasikan produk ini sebagai salah satu essence produk lokal yang sangat bagus kualitasnya dan patut untuk dibeli kembali. Berikut kondisi kulit saya setelah rutin menggunakan Safi Age Defy Gold Water Essence.


    Thank you sudah mampir di tulisan saya kali ini.
    Continue Reading

    Ga berasa sudah masuk bulan October dan begitu banyak moment penuh syukur yang saya alami di bulan ini. Salah satu moment bahagia tersebut adalah kelulusan Marthin yang berhasil meraih gelar MBA (Master of Business Administration) dari Universitas ITB. 

    Saya melihat perjuangan Marthin selama dua tahun terakhir ini sangat luar biasa. Harus tetap bekerja di kantor, menghadapi perjalanan hidup yang up and down. Terkadang, liburan bersama keluarga harus tertunda, belum lagi harus menyelesaikan tugas yang banyak banget dan berpacu dengan dateline. Rasanya gemes pengen ikut bantuin,  tapi apa daya hanya bisa bantu dalam doa. Belum lagi harus berkendara dari Duri - Rumbai (3 jam perjalanan) selama kurang lebih 1 tahun sebelum akhirnya kami sekeluarga pindah ke Rumbai, tempat Marthin berkuliah..

    Tapi..semuanya terbayar dengan indah dan berbuahkan hal manis..

    Tak kalah bangganya saya, ketika nama Marthin disebut sebagai lulusan dengan nilai sangat memuaskan (cumlaude). Kerja keras dan semua usahamu tak sia-sia, pa. Di balik itu smua, ada doa istri, anak, orangtua dan orang-orang yang begitu mengasihimu sehingga akhirnya sukacita kelulusan ini diperoleh.


    Bercerita sedikit mengenai perjalanan di bulan Oktober ini..

    Saya, Marthin dan Shalom berangkat ke Bandung untuk merayakan wisuda sekaligus berkumpul bersama anggota keluarga. Sebelum acara wisuda diadakan hari Sabtu, 19 October; pihak kampus SBM ITB mengadakan acara graduation night di Hotel Intercontinental, Dago Pakar di hari Kamis 17 October. Moment ini sekaligus kami gunakan untuk berlibur sembari menginap di hotel ini.


    Rejeki Shalom, kamar yang kami pesan di upgrade oleh pihak hotel menjadi Suites Room. Keseruan menginap di hotel ini tidak lupa saya abadikan.

    Dimulai dari pemandangan dari luar kamar yang sangat indah dan bisa memandang kota Bandung dari kejauhan..


    Dilanjutkan dengan suasana kamar yang nyaman dan super keren...






    Kami juga menikmati fasilitas yang disediakan di hotel ini, seperti kolam renang dan kids club, tempat khusus yang di design untuk anak-anak bermain sepuasnya. Shalom begitu happy dan excited.






    Ditambah lagi, breakfast yang super enak dengan pilihan menu makanan minuman yang super lengkap. Kami sekeluarga sangat menikmati sajian sarapan di hotel ini. Segelas hot cappucino menutup sarapan pagi saya hari itu. Rasa kopinya enak banget :)



                                                         *****

    Acara graduation night yang diadakan pihak kampus juga menarik perhatian saya untuk di share. Berikut beberapa foto yang berhasil saya capture, berisi foto kebersamaan keluarga kami dan kebahagiaan Marthin bersama teman-teman mahasiswa/i seperjuangan dari kota Riau. 









                                                             *****

    Di hari Sabtu, 19 October 2019 pukul 2 siang, acara wisuda dilaksanakan. Pagi harinya, kami sekeluarga berfoto bersama di studio foto terlebih dahulu sebelum pergi ke Gasibu. Dan ternyata kemacetan hari itu luar biasa parah. Sampai akhirnya, Marthin memutuskan untuk naik gojek karena takut terlambat, sedangkan saya dan kedua orangtua kami memutuskan untuk tetap melanjutkan perjalanan dengan menyetir mobil. Thank God, kami bisa sampai dengan selamat dan tepat waktu. 

    Hari itu, senang sekali rasanya bisa menyaksikan moment wisuda Marthin. Ketika namanya dipanggil maju ke depan, air mata saya pun berlinang teringat  semua perjuangannya selama ini. Tangis haru bercampur rasa bahagia.







    Seluruh keluarga ikut bersukacita merayakan kelulusan Marthin dan bersyukur atas semua proses yang telah dilalui. Doa saya pribadi sebagai istri agar suamiku Marthin senantiasa sehat dan semakin bersinar karirnya, tetap punya hati yang rendah hati dan mau terus belajar.


    Thank You God for Blessing Me Much More than I Deserve:) 

    Terimakasih sudah membaca blog saya. Semoga yang membaca tulisan saya ini, ikut berbahagia seperti yang rasa rasakan saat ini.

    Continue Reading

    Hari demi hari berlalu, banyak sekali kisah yang dapat dirangkai. Hidup ini mengajarkan kita banyak hal untuk terus belajar... Belajar mengasihi, memaafkan dan melupakan.  Jika saat ini kita sedang mengalami kesedihan, kesusahan hati dan kekecewaan, maka percayalah bahwa tidak selamanya kita ada dalam situasi ini. 


    Saya teringat akan khotbah dari Pastor Joel Osten yang mengingatkan bahwa masalah akan terus datang silih berganti, tapi Tuhan berjanji akan memberikan kita kekuatan dan kemampuan untuk menjalankan setiap tantangan yang di hadapi.

    source : google

    Terus berpikiran positif dan melibatkan orang terkasih sebagai pendengar setia juga dapat membantu meringankan kesedihan kita. 

    Percayalah, jika saat ini kamu diperhadapkan dengan masalah, berarti Tuhan sayang dan peduli pada kita. 


    Tetap semangat semuanya!!!!
    Continue Reading
    Newer
    Stories
    Older
    Stories

    Profile

    Profile

    About me

    Diary Of Shalom Audrey

    working mom who loves her beautiful daughter so much ; romantic wife ; caring and persistence. For sure, she is the happiest mom on earth

    Search This Blog

    Follow Us

    • Twitter
    • Instagram

    recent posts

    Blog Archive

    • ▼  2022 (1)
      • ▼  February 2022 (1)
        • Skincare Journey with Jafra Cosmetic
    • ►  2020 (4)
      • ►  November 2020 (1)
      • ►  June 2020 (1)
      • ►  May 2020 (1)
      • ►  February 2020 (1)
    • ►  2019 (22)
      • ►  December 2019 (1)
      • ►  November 2019 (2)
      • ►  October 2019 (1)
      • ►  August 2019 (2)
      • ►  July 2019 (2)
      • ►  June 2019 (2)
      • ►  May 2019 (5)
      • ►  April 2019 (3)
      • ►  March 2019 (2)
      • ►  February 2019 (2)
    • ►  2018 (42)
      • ►  December 2018 (2)
      • ►  November 2018 (2)
      • ►  October 2018 (3)
      • ►  September 2018 (1)
      • ►  August 2018 (2)
      • ►  July 2018 (6)
      • ►  June 2018 (7)
      • ►  May 2018 (10)
      • ►  April 2018 (8)
      • ►  March 2018 (1)
    • ►  2017 (4)
      • ►  July 2017 (1)
      • ►  June 2017 (3)
    • ►  2016 (16)
      • ►  July 2016 (4)
      • ►  May 2016 (3)
      • ►  April 2016 (6)
      • ►  March 2016 (3)

    Popular Posts

    • 7 Bulanan Adat Batak - PASAHAT ULOS MULA GABE
    • SKINCARE DURING PREGNANCY
    • Beauty Product Review: Laneige Clear C Advanced Effector
    • Trimester 2- Young Living Essential Oils Review

    Visit My Online Shop

    • Houseofcaio

    Total Pageviews

    Member Of :

    Blogger Perempuan
    Twitter Instagram

    Created with by BeautyTemplates

    Back to top