DIARY PAGES#15 : MEMILIKI SEBUAH PENGHARAPAN

1:40 PM



Sehubungan dengan rencana kami yang akan pindah ke Rumbai tidak lama lagi, maka saya lebih banyak menghabiskan waktu di rumah setelah pulang kerja dan memilih untuk merapikan file yang berisi dokumen-dokumen penting, buku bacaan dan juga kertas-kertas yang tersimpan di dalam lemari buku lalu mengemasnya ke dalam box.

Di antara banyak tumpukan kertas, saya tertarik dengan sebuah binder putih yang berisi kumpulan kertas yang tersusun rapi. Isinya adalah beberapa tulisan saya yang membahas renungan Firman Tuhan. Saya kembali teringat akan pengalaman saya saat menjadi guru sekolah minggu sekitar tahun 2010. Salah satu tulisan saya waktu itu membahas tentang arti sebuah pengharapan.

Tulisan ini sangat bagus dan tidak ada salahnya saya tulis kembali di blog saya ini. Mengingatkan saya kembali mengenai pentingnya berharap dan kepada siapa kita berharap. Dengan semakin banyaknya berita mengenai  kejadian bunuh diri dari beberapa orang ternama beberapa waktu lalu, saya melihat bahwa kehidupan perlu dijalani dengan kondisi psikologis yang tetap terjaga baik. 

Kenyataannya, banyak yang sibuk untuk menjaga kondisi fisiknya agar tetap sehat, tetapi lebih dari itu kesehatan psikologis juga sangat penting. Bagi saya pribadi, agar punya mental yang sehat kita harus memperbanyak sharing, keep open mind, dan yang terpenting adalah tetap mempunyai pengharapan akan hidup kita.   

Kembali lagi ke artikel yang pernah saya tulis, sebenarnya apakah arti sebuah pengharapan? Erich Form pernah menulis : “Berharap berarti siap selalu menanti saat keinginan kita terwujud, dan tidak menjadi patah arang ketika keinginan itu tidak berhasil di wujudkan. Hope means to be ready at every moment for that which is not yet born, and yet not become desperate if there is no birth in our lifetime.

Kadang kita menunggu sekian lama, namun sepertinya Tuhan belum menjawab doa kita. Lalu bagaimana tips agar pengharapan kita tidak sia-sia? Kuncinya ada di Roma 12:12

1.Tetap bersukacita di dalam pengharapan.
Mari kembali kepada Firman Tuhan. Di dalam Firman-Nya, kita dikuatkan karena pengharapan di dalam Tuhan tidak akan pernah mengecewakan. Apapun masalah kita, jangan sampai kita kehilangan damai sejahtera dan sukacita. Jangan berkecil hati bila harapanmu saat ini belum dikabulkan oleh Tuhan. Percayalah bahwa Tuhan tidak pernah merancangkan hal buruk untuk kita.


2.Sabar dalam kesesakan.
Tidak ada di antara kita yang ingin mengalami masalah berat dalam hidupnya. Pastinya semua ingin hidup yang nyaman, bahagia dan damai. Tetapi kalau Tuhan ijinkan kita mengalami masalah, kita harus ingat bahwa Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita dan Dia setia sampai selama-lamanya. Tuhan sanggup menolong kita dan percayalah ada sesuatu yang baik di balik semua masalah kita. Hal itu sulit diterima dengan akal sehat kita, tetapi dengan kesabaran maka kita akan mampu menjalani setiap ujian hidup.


3. Bertekun di dalam doa.
Berdoa bagi kita merupakan hal yang mudah untuk dilakukan. Tetapi doa yang sunguh-sunguh dan penuh ketekunan, apakah semua orang dapat melakukannya? Kecenderungannya adalah kita akan lebih tekun berdoa ketika kita punya masalah berat dan menjalani doa yang ala kadarnya jika masalah sudah selesai. 
Saat ini jika anda merasa jenuh dan bosan untuk berdoa, Tuhan mengingatkan kita agar “Bertekun di dalam doa”. Artinya doa kita harus diubah menjadi sesuatu yang sifatnya bukan untuk pemenuhan keinginan sendiri, tetapi mulailah untuk mencari apa yang Tuhan inginkan untuk hidup kita.



Ingat bahwa “Sekali kau kehilangan harapan, kau kehilangan seluruh kekuatanmu untuk menghadapi hidup”. 

Saat ini teman-teman punya harapan apa dalam hidup? Selalu ingat yah bahwa sebuah harapan selalu memberikan peluang, kemungkinan dan kepastian serta semangat dan gairah untuk hidup yang lebih baik. Dan tetaplah berharap pada Tuhan, Sang Pencipta Alam Semesta. 

Salam semangat :) 


PS : foto-foto di tulisan ini saya ambil dari moment jalan-jalan ke Grand Canyon. What a beautiful place, ever!!

Thanks for reading, guys 😊

You Might Also Like

0 comments