Pages

  • Home
  • Diary Pages
  • Pregnancy Journey
  • Motherhood
  • Beauty
  • Travel
linkedin twitter instagram
Diary of Shalom Audrey
    • Diary Pages
    • Pregnancy Journey
    • Motherhood
    • Beauty
    • Travel


    Akhirnya waktu itu datang juga..waktu dimana akhirnya saya sekeluarga harus meninggalkan kota Duri untuk melanjutkan kisah hidup yang baru di kota Rumbai. Jarak Duri ke Rumbai memang hanya 3 jam saja, tetapi tetap saja rasanya mellow sekali meninggalkan kota Duri.

    Seminggu sebelum pindah, kami sekeluarga mengabadikan moment seru dan menyenangkan dengan berfoto keluarga di sekitar komplek rumah kami, yaitu Seulawah. Selain berfoto di depan rumah, spot tikungan di sekitar reservoir Seulawah juga tidak lupa kami abadikan. Kami juga berfoto dengan tema piknik yang lokasinya tidak jauh dari rumah Seulawah. 



    Begitu banyak cerita indah yang sudah dirangkai di rumah kami, Seulawah no.17. Mulai saat saya hamil, Shalom lahir dan Shalom bertumbuh besar, pintar dan sehat semuanya kami lewati di rumah ini. Kalau diingat lagi, pasti bawaannya sedih karena selalu ngangenin banget bagi saya, Marthin dan juga Shalom.






    Kepindahan kami memang sudah diinformasikan oleh leader saya dan Marthin di bulan Juli lalu. Tetapi untuk full moving, kami harus menunggu sampai perbaikan rumah baru yang akan kami tempati selesai diperbaiki terlebih dahulu. 

    Dari bulan Juli, kami sudah mulai mencicil barang-barang untuk di pack. Ternyata, proses pindahan rumah itu tidak semudah yang saya bayangkan. Apalagi sudah 10 tahun menghabiskan waktu di Duri, sudah banyak sekali barang yang terkumpul. Saya dan Marthin pun selalu disibukkan dengan kegiatan packing setiap weekend dan intensif untuk packing 3 hari sebelum pindah ke Rumbai. Barang-barang yang masih layak pakai tetapi tidak kami butuhkan, selanjutkan kami berikan kepada orang-orang yang membutuhkan. Shalom terlihat excited selama proses packing dan semangat anak kecil ini menjadi booster bagi saya dan Marthin untuk menyelesaikan proses packing secepatnya.






    Selain kenangan indah di rumah Seulawah, hal lain yang membuat saya sedih adalah berpisah dengan para sahabat dan juga mba yang bekerja di rumah kami selama hampir 4 tahun, namanya Mba Inung. Air mata saya tidak bisa terbendung lagi ketika harus berpisah dengan mereka. Saya bersyukur bisa mengenal mereka dan punya ikatan kekeluargaan yang baik.




    Tepat di tanggal 25 Agustus, new adventure begins. Kami menempati rumah baru di komplek Jati Rumbai. Bersyukur proses pindahan bisa berjalan lancar, walaupun banyak drama selama proses mendapatkan rumah, perbaikan dan akhirnya selesai.





    Kami butuh waktu 1 minggu untuk proses un-packing dan adaptasi dengan rumah yang baru. Proses ini tidak mudah, cukup menguras energi dan perasaan karena semua harus start dari nol lagi. 


    Saya pikir Shalom akan sulit move on dari Duri, tetapi saya salah. Puji Tuhan, Shalom happy sekali tinggal di rumah yang baru. Perubahan drastis adalah selera makannya yang semakin banyak setelah pindah ke Rumbai. 

    Di rumah baru ini, saya berharap kehidupan keluarga kami berdua berjalan dengan baik. Doa yang terbaik juga dipanjatkan kedua orangtua kami dengan memberikan Upaupa (dalam adat batak artinya memberi makan ikan mas sebagai simbolis wujud kasih orangtua kepada anak agar selamat-selamat di masa mendatang).  



    Terimakasih sudah mampir ke tulisan saya kali ini.. Semoga kita semua sehat agar tetap produktif dan berguna bagi banyak orang.



    Continue Reading

    I had mixed feelings of happiness and sadness this week. Banyak hal yang terjadi di luar kontrol saya. Ada saja kejadian yang membuat saya belajar tentang kehidupan. Minggu ini saya belajar mengenai human emotions lewat beberapa artikel yang saya baca. Saat kita marah atau sedih, jangan mencoba untuk memendam hal itu. Sadari dan terima hal tersebut memang sedang kita rasakan lalu ekpresikan ketimbang berusaha untuk mengabaikan. Percayalah setiap masalah yang kita alami merupakan bagian pembelajaran hidup untuk membuat kita semakin dewasa.

    Instead of mengatakan aku baik-baik saja padahal sebenarnya lagi sedih, aku gak boleh sedih atau marah, ataupun sedang mengalami perasaan yang un-well, I would say “please be honest and it's okay to express your feelings”. Tapi tetap ingat bahwa kita tidak boleh larut dalam kesedihan, kekesalan dan juga perasaan negative. 

    Dengan mundur sejenak dari semua aktivitas rutin yang kita lakukan, menenangkan diri dan membaca quotes positif dapat membantu kita untuk kembali ke mood yang lebih baik. Saya pribadi merasa dengan banyak menulis di blog membuat saya “relieve” dari perasaan negative dan juga perasaan sedih.

    Oh ya, dibalik rasa sedih, ada juga kabar bahagia dimana kami sekeluarga (D’Juntak Family) akan segera pindah tugas ke Rumbai (about 30 minutes from Pekanbaru). Akhirnya bisa lebih fleksibel untuk melakukan perjalanan ke luar kota dan semakin dekat dengan keluarga kami yang ada di Jakarta dan Bandung. Excited akan tinggal di tempat baru tetapi menjadi mellow  setiap ingat akan meninggalkan kota Duri yang sudah kami tinggali selama 10 tahun lebih.

    Camp Seulawah tempat kami tinggal akan selalu dirindukan
    Semoga ke depannya semua yang saya akan kerjakan dan cita-citakan berjalan dengan lancar. Doa saya juga semoga teman-teman di luar sana dalam keadaan baik dan bahagia selalu. Amin :)

    Continue Reading


    Ga berasa udah punya 11 pages cerita mingguan yang mulai intensif saya lakukan di 2 bulan terakhir ini. Ternyata punya keasikan tersendiri menulis di blog. Selain mengasah kemampuan saya untuk menulis, menjadi orang yang lebih kreatif, bisa menjadi inspirasi banyak orang lewat tulisan saya dan yang terutama niatnya agar saya bisa re-call kembali kalau saya punya kisah hidup yang berwarna, punya hidup yang luar biasa limpah berkat dari Tuhan.

    Di penghujung bulan Mei ini, saya ingin reflect sebentar tentang kebaikan Tuhan yang saya terima. Sampai kadang suka terharu dan tidak hentinya bersyukur untuk semua yang saya peroleh hingga saat ini. Setiap hari Tuhan selalu mengingatkan saya pentingnya untuk mengucap syukur dimulai dari hal yang sangat sederhana sekalipun, salah satunya nafas hidup “free” tiap pagi yang saya hirup. Don’t forget to thank to God for keeping you safe through the night and every time you awaken to see a beautiful new day.

    Di bulan Mei 2018 ini, tepat 10 tahun saya bekerja di perusahaan saya bekerja sekarang. Sejak lulus kuliah, langsung bekerja dan ditempatkan di Duri..Wow, 10 years living in Duri with the same company adalah sebuah achievement besar bagi saya. Di saat banyak orang yang sulit mendapatkan pekerjaan, harus keluar masuk perusahaan baru to make a good living, tapi hal itu tidak terjadi pada saya. Bekerja 10 tahun di Chevron merupakan sebuah pengalaman yang berharga. Saya bersyukur bisa mempunyai sahabat-sabahat yang baik, banyak belajar hal teknis dan non-teknis dari orang-orang hebat, sampai akhirnya menemukan pasangan hidup dan mempunyai anak juga setelah saya bekerja di Chevron.


    Begitu banyak cerita indah yang saya habiskan bersama Marthin dan Shalom selama tinggal di Duri, terutama kehidupan super nyaman di dalam camp. 





    Selain itu juga, dalam kurun 10 tahun masa kerja, saya bersyukur dapat mengikuti banyak training untuk memperkaya ilmu sebagai seorang Petroleum Engineer, punya kesempatan untuk pindah di berbagai team, kesempatan menghadiri berbagai Forum dan klimaksnya bisa ke Amerika Serikat untuk memberikan presentasi di depan expert di bidang oil and gas .









    Dan akhirnya bisa menginjakkan kaki lagi di Paman Sam untuk menemani Marthin bekerja selama hampir 1 tahun juga merupakan pengalaman yang luar biasa bagi saya. Mungkin bagi beberapa orang terlihat biasa dibandingkan prestasi hebat yang orang lain capai. Bagi saya, ini semua seperti bonus dalam hidup dan saya sangat bersyukur untuk semuanya itu. 



    ****
    Puncaknya, 10 tahun bekerja di Chevron saya rayakan bersama teman-teman baik saya di Sushi Tei, Pekanbaru. Terimakasih untuk teman-teman yang luar biasa, kalian semua hebat 😊


    Thank God for amazing 10 years working in Chevron. What a blessed life!

    Hal luar biasa apa yang sudah kamu alami dalam hidupmu? Apapun itu, jangan lupa untuk bersyukur. Thanks for reading, guys :)

    Continue Reading

    “Selvyn apa kabar?” seorang teman jauh menyapa dan menanyakan kesibukan ku akhir-akhir ini. Dengan mudah ku jawab, “kabar baik , masih begini aja kok, nothing’s new”

    Memang kehidupan tinggal di camp Duri yang semakin sepi ini membuat ritme aktivitas juga terasa lebih slow. Pagi pergi ke kantor, isirahat siang pulang ke rumah sambil bermain sebentar dengan Shalom, lalu kembali ke kantor lagi dan sore harinya pulang ke rumah dan lanjut quality time dengan Shalom sampai akhirnya tidur dan keesokan harinya mengulang rutinitas yang sama.

    Apakah bosan? Jawabannya “TIDAK”, malah bisa dibilang aku sangat menikmati menghabiskan waktu di camp Duri ini. Sampai akhirnya sadar, kalau aku berada di “Comfort Zone”. Semuanya aman-aman saja, ritme pekerjaan di kantor bisa di atur, supporting system selama ini yang aku dan Marthin bangun juga berjalan dengan baik, sampai akhirnya sadar kalau aku belum siap dengan adanya perubahan.


    Faktanya, aku tidak bisa mengontrol semua hal yang terjadi dalam hidupku kedepannya. Kalau sudah harap-harap cemas akan sebuah perubahan yang akan datang, biasanya aku akan memilih untuk mengalihkan pikiranku dengan mensyukuri semua pemberian Tuhan dalam hidupku sampai saat ini. 

    You can’t control everything. Sometimes you just need to relax and have faith that things will work out. Let go and let life happen.

    Semoga kita tetap punya energi dan pikiran yang positif yah untuk menjalani hari-hari ke depan 😊
    source : picturequotes.com





    Continue Reading


    Akhir-akhir ini aku merasa rutinitas kerja membuatku cepat lelah karena harus menyelesaikan dateline dan banyak pekerjaan dari atasan kantor. Jadi, Sabtu pagi adalah hari yang sangat dinantikan karena bisa mengajak Shalom main seharian.

    Biasanya, aku dan Marthin memulai hari dengan mengajak Shalom berkeliling kompleks perumahan tempat kami tinggal, yaitu di kota Duri. Aku merasa lingkungan tempat tinggal di Duri ini sangat nyaman sekali. Bagaimana tidak, semua fasilitas tersedia disini ; mulai dari playground, kondisi jalan yang bagus dan juga tingkat sekuritas yang aman. Sayang banget status rumahnya cuma pinjaman bukan milik pribadi..hehee…


    Anyway,  biasa nya saat jalan pagi dengan Shalom, aku akan membiarkan dia berjalan sendiri dan aku mengikutinya dari belakang. Aku bisa melihat bagaimana dia begitu bahagia bisa menikmati udara segar, dan indahnya alam.

     
    Sesekali suara burung terdengar dan Shalom bilang : “Mama, cit..cit..mama”, sambil tangan kanannya diangkat ke atas dan jarinya ikut dipetik…




    Moment bahagia ini menjadi quality time antara aku, Marthin dan Shalom, sekaligus saat yang baik untuk kami mengenalkan hal-hal baru yang ada di sekitarnya.


    Oh ya, kapan terakhir kali kalian mengajak anak-anak bermain bersama? Yuk, luangkan waktu sejenak dengan anak-anak untuk bermain dan menghabiskan waktu dengan orangtuanya.



    Continue Reading

    morning walk

    Ku sapa pagi hari ini dengan senyuman penuh syukur atas hari-hari yang begitu indah setelah Shalom hadir di tengah-tengah kehidupan keluarga kecil kami..

    Sudah hampir satu tahun OFF dari dunia blog, vakum menulis dan sampai bingung harus mulai dari mana untuk bercerita…Hari-hari ini begitu cepat berlalu, dan tidak terasa usia Shalom sudah menginjak 21 bulan dan sekarang ini dia bukan bayi lagi, tetapi sudah berubah menjadi seorang anak kecil lucu yang pintar, sehat dan sangat menggemaskan..

    Setiap hari aku dan Marthin dibuat kaget dengan semua perkembangannya yang sangat menakjubkan..banyak kosa kata baru, tingkah laku baru yang kadang membuat kami suka tersenyum bahkan tertawa lepas bila mengingatnya..Moment ini akan terus kami ingat sepanjang perjalanan hidup pernikahan kami berdua..

    Berbicara tentang milestone perkembangan anak, seberapa sering orangtua dibuat stress dengan hal yang satu ini? Banyak orang tua muda yang baru mempunyai 1 anak, terkadang merasa khawatir apakah anak mereka berada dalam kondisi yang normal atau perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan ahli tumbuh kembang.

    Hal ini juga yang membuat saya rajin untuk membaca dan mencari informasi mengenali tumbuh kembang anak dengan belajar konsep dasar perkembangan normal, yang diantaranya adalah :  
    1. Perkembangan Motorik Kasar : kemampuan dalam menggunakan kelompok otot besar untuk duduk, berdiri, berjalan, berlari, menjaga keseimbangan dan mengubah posisi
    2. Perkembangan Motorik Halus : kemampuan dalam menggunakan tangan untuk bisa makan, menggambar, berpakaian, bermain, menulis dan melakukan banyak hal lainnya
    3. Perkembangan Bahasa : kemampuan dalam berbicara, menggunakan bahasa tubuh dan gerak tubuh, berkomunikasi dan membahami apa yang orang lain katakan
    4. Perkembangan Kognitif : kemampuan dalam keterampilan berpikir, termasuk belajar, pemecahan masalah, penalaran dan mengingat
    5. Perkembangan Sosial : kemampuan berinteraksi dengan orang lain, memiliki hubungan dengan keluarga, teman dan guru, bekerja sama dan menanggapi perasaan orang lain.

    source : trackchildsdevmilestone

    Pada dasarnya, setiap anak itu unik dan punya langkah nya masing-masing dalam bertumbuh dan berkembang. Memahami tahap perkembangan anak sesuai umur memang baik untuk orang tua. But, the point is jangan sampai sebagai orang tua kita memaksakan anak kita untuk mencapai milestone tertentu, dan biarkan mereka tumbuh dengan kasih sayang dari orang tua dan lingkungan yang baik.

    Aku dan Marthin sepakat untuk terus belajar mengenai tumbuh kembang anak dan tidak memaksakan pencapaian tertentu kepada Shalom. Each child develops at her or his own pace, so stop comparing your child with others.

    And the story from Shalom Audrey will be continue........
    Continue Reading
    Older
    Stories

    Profile

    Profile

    About me

    Diary Of Shalom Audrey

    working mom who loves her beautiful daughter so much ; romantic wife ; caring and persistence. For sure, she is the happiest mom on earth

    Search This Blog

    Follow Us

    • Twitter
    • Instagram

    recent posts

    Blog Archive

    • ▼  2022 (1)
      • ▼  February 2022 (1)
        • Skincare Journey with Jafra Cosmetic
    • ►  2020 (4)
      • ►  November 2020 (1)
      • ►  June 2020 (1)
      • ►  May 2020 (1)
      • ►  February 2020 (1)
    • ►  2019 (22)
      • ►  December 2019 (1)
      • ►  November 2019 (2)
      • ►  October 2019 (1)
      • ►  August 2019 (2)
      • ►  July 2019 (2)
      • ►  June 2019 (2)
      • ►  May 2019 (5)
      • ►  April 2019 (3)
      • ►  March 2019 (2)
      • ►  February 2019 (2)
    • ►  2018 (42)
      • ►  December 2018 (2)
      • ►  November 2018 (2)
      • ►  October 2018 (3)
      • ►  September 2018 (1)
      • ►  August 2018 (2)
      • ►  July 2018 (6)
      • ►  June 2018 (7)
      • ►  May 2018 (10)
      • ►  April 2018 (8)
      • ►  March 2018 (1)
    • ►  2017 (4)
      • ►  July 2017 (1)
      • ►  June 2017 (3)
    • ►  2016 (16)
      • ►  July 2016 (4)
      • ►  May 2016 (3)
      • ►  April 2016 (6)
      • ►  March 2016 (3)

    Popular Posts

    • 7 Bulanan Adat Batak - PASAHAT ULOS MULA GABE
    • SKINCARE DURING PREGNANCY
    • Beauty Product Review: Laneige Clear C Advanced Effector
    • Trimester 2- Young Living Essential Oils Review

    Visit My Online Shop

    • Houseofcaio

    Total Pageviews

    Member Of :

    Blogger Perempuan
    Twitter Instagram

    Created with by BeautyTemplates

    Back to top