DIARY PAGES#03 : SOSOK KARTINI JAMAN NOW DAN TANTANGANNYA

4:26 PM



21 April adalah hari yang bersejarah bagi perempuan Indonesia. Karena pada tanggal tersebut, lahirlah sesesok Kartini yang berhasil merealisasikan potensi wanita untuk mencapai cita-cita setinggi apapun tanpa adanya keterbatasan gender.

Bagi aku pribadi, point penting dari seorang R.A Kartini diartikan sebagai “sosok yang menginspirasi”. Di masyarakat, kita bisa melihat figur wanita yang berhasil menjadi pemimpin di sebuah perusahaan, punya anak buah dan berhasil mengembangkan usahanya. Ada juga wanita yang berkarya lewat tulisan, musik ataupun suara dan sukses meraih prestasi sampai ke luar negeri. Hal ini tentunya sangat menginspirasi banyak orang.

Jika jaman dahulu sosok Kartini identik dengan perjuangan wanita untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik, Kartini Jaman Now mempunyai tantangan yang berbeda. 
Seperti aku yang saat ini menjalankan  2 fungsi sekaligus, yaitu sebagai seorang wanita karir dan juga menjadi seorang ibu bagi anakku Shalom, artinya aku dituntut memiliki manajemen waktu yang lebih baik untuk bisa menyeimbangkan waktu antara bekerja dan keluarga. Di samping itu juga tetap terlibat dalam aktivitas yang memberi dampak positif untuk lingkungan sekitar.  

Hal ini bukanlah hal yang mudah, karena kita tidak bisa memuaskan semua pihak dan hasilnya pun tidak bisa perfect. Dalam tugas pekerjaan, ada saatnya kita tidak bisa bekerja maksimal ketika anak sakit, ataupun jika ada permasalahan hidup lainnya. Tapi dengan adanya keluarga, kita memperoleh semangat tambahan sehingga bisa berprestasi dalam pekerjaan dan mendapat penilaian positif dari atasan adalah sebuah bonus :)

"Kartini Jaman Now dituntut menjadi wanita strong yang tahan akan setiap tantangan dan tetap berprestasi sehingga bisa menjadi inspirasi bagi orang banyak" ~ Selvyn A.S ~ 


****
Oh ya, memperingati hari Kartini ini, aku bersama beberapa teman kantor yang tergabung dalam DDWN (Duri Dumai Women Network) hari ini melakukan kunjungan ke Panti Asuhan "Nurul Tauhid" di Desa Petani, Duri - Riau. Sang pemilik panti adalah seorang ibu yang sudah tua, mengingatkan kami sosok Kartini yang kuat dan memiliki hati yang luar biasa untuk  merawat dan membesarkan anak-anak yang kondisinya tidak seberuntung kita pada umumnya. 

Pemberian Sembako dan Alat Tulis untuk Anak Panti Asuhan

Pemberian bantuan secara simbolis untuk Ibu Pengurus Panti 
 Hari ini aku melihat bagaimana bantuan sekecil apapun sangatlah di apresiasi dan benar-benar berguna bagi mereka yang membutuhkan. Kehadiran kami bisa menambah semangat bagi mereka dan kami pun melihat senyum bahagia terpancar dari raut wajah mereka. 



Selamat Hari Kartini semua wanita Indonesia. Semoga kita bisa terus berkarya dan berguna bagi sesama..




You Might Also Like

0 comments